Menurut peneliti di Amerika, pola tidur pada wanita setengah baya dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke, baik pola tidur dengan durasi yang terlalu singkat maupun yang terlalu panjang.. Peningkatan resiko paling tinggi, yaitu sebesar 70% terjadi pada wanita yang tidur selama 9 jam atau lebih dalam semalam.

Hubungan antara durasi tidur dengan kematian telah ditemukan oleh beberapa penelitian sebelumnya. Namun, saat itu masih sedikit bukti yang

menunjukkan adanya hubungan antara pola tidur dengan penyakit kardiovaskular.

Dalam penelitian yang terbaru ini, ditemukan wanita dengan durasi tidur 6 jam atau kurang, 8 jam, dan 9 jam atau lebih terjadi peningkatan resiko stroke sebesar 14%, 24%, dan 70%, jika dibandingkan dengan yang tidur normal selama 7 jam.

Sedangkan pada kelompok wanita yang pada awal penelitian telah memiliki penyakit kardiovaskular dan tidur dengan durasi 6 jam atau kurang, juga terjadi peningkatan resiko stroke sebesar 22%.

Peneliti menyatakan, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui mekanisme lain yang mungkin terlibat dalam hubungannya dengan penelitian ini.